Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cokorda Gede Sukawati

Sistem Pemerintahan NIT : Negara Indonesia Timur

Dari Negara Bagian (federal) menjadi N.K.R.I Negara Indonesia Timur (NIT) dibentuk oleh Belanda pada akhir tahun 1946 sebagai taktik politik federal (negara bagian RIS) untuk melemahkan Negara Kesatuan (Republik) Indonesia yang baru merdeka. Tapi dalam prakteknya, Negara Indonesia Timur (NIT) justru berbalik menjadi katalisator utama lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di balik stigma sebagai “ negara boneka ”, NIT menyimpan dinamika politik yang kompleks serta peran tokoh-tokoh nasionalis yang diam-diam bekerjasama dengan para pemimpin/pejuang untuk menyatukan bangsa. A. Sistem Pemerintahan NIT: Parlementer Tanpa Wakil Presiden Berbeda dengan sistem presidensial Republik Indonesia, NIT menganut sistem parlementer yang lebih fleksibel. Akibatnya, tidak ada jabatan Wakil Presiden. Presiden Tjokorda Gde Raka Soekawati bertindak sebagai kepala negara seremonial, sedangkan Perdana Menteri memimpin urusan pemerintahan sehari-hari. “....Negara Indonesia Timur berdiri di...

MAKASSAR "ibukota" Negara Indonesia Timur (NIT)

Negara Indonesia Timur (NIT) Negara Indonesia Timur (NIT) sering kali terlupakan dalam narasi sejarah kemerdekaan Indonesia, padahal kisahnya penuh ironi yang menarik untuk disimak.  A.  Lahir dari Konferensi Denpasar Negara Indonesia Timur (NIT) secara resmi didirikan melalui Konferensi Denpasar yang digelar pada 7–24 Desember 1946. Inisiatif ini datang dari Letnan Gubernur Jenderal Hindia Belanda, "Hubertus van Mook ", yang bertujuan untuk menciptakan negara bagian federal  yang loyal kepada Belanda guna menyaingi Pemerintahan Republik Indonesia yang berbasis di Yogyakarta.  Wilayah Negara Indonesia Timur (NIT) meliputi " Grote Oost " atau Timur Besar, mencakup: -Sulawesi,  -Kepulauan Sunda Kecil (Bali dan Nusa Tenggara), -Kepulauan Maluku (kecuali Papua Barat). Dimana Kota Makassar ditetapkan sebagai ibu kota Negara, menjadikannya pusat administratif dan politik NIT. Konferensi ini merupakan kelanjutan dari Konferensi Malino 1946, yang awalnya dirancang unt...